Bahkan, aksi sempat memanas ketika pihak PLN tidak mau menemui perwakilan GMBI, akibatnya massa aksi yang diperkirakan lebih dari 500 orang tersebut merobohkan pagar kantor PLN yang dijaga ketat oleh pihak kepolisian Mapolres Lampura.
Hingga berita ini dirilis, baik pihak PLN dan Kejari belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan itu.
(sab/WII)





