Menurut Ade, di usia Provinsi Lampung saat ini 57 tahun, aspirasi dari kelompok pegiat literasi, juga meminta gedung perpustakaan modern yang saat ini tengah dibangun diperuntukkan bagi pegiat literasi membantu anak-anak sekolah.
“Permintaan mereka, saat bertemu beberapa waktu lalu, mereka meminta perpustakaan itu, tetap menjadi perpustakaan modern yang khas, dan tidak jadi alih fungsi lahannya. Lagi-lagi saya sebagai wakil rakyat, ayolah kita berempati. Tapi yakinlah dengan usia Pemprov Lampung ini ke-57 tahun, pak gubernur Lampung ingin jadikan Lampung berjaya,” kata dia.
Ditandaskan Ade, terkait kondisi pungutan biaya tinggi anak sekolah di masa pandemi Covid-19 ini, langkah kongkret yang fraksinya dengan berkoordinasi dengan sekolah setempat dan dinas terkait.
Ade menambahkan untuk anggaran pendidikan memang diakuinya masih relatif kecil, diperlukan pihak ketiga men-support dunia pendidikan di Lampung.
(fik/aga/WII)





