Na’uzdubillah! Anak Penggal Leher Ayah Kandung Hingga Putus

  • Bagikan

Terduga pelaku. ist

LAMTENG, WAKTUINDONESIA – Insiden berdarah terjadi di Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah, Senin (22/3/21) siang.

Seorang ayah, Slamet, harus meregang nyawa di tangan anak kandungnya, KPW (32).

Yang mengerikan, KPW menyabet leher sang ayah hingga kepala terpisah dari tubuhnya.

Peristiwa mengerikan itu sempat beredar di grup WhatsApp maupun platform media sosial. Baik rekaman video amatir berdurasi sekitar 28 detik dan foto tubuh tanpa kepala diduga korban.

Foto yang diduga pelaku juga beredar, tampak tengah duduk di tanah mengenakan peci, memakai kaos da celana pendek dengan tangan terborgol kebelakang dan kakinya terdapat darah diduga darah korban.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat, KS, peristiwa yang tergolong sadis tersebut melibatkan ayah dan anak kandung yang disebut mengalami gangguan kejiwaan.

“Pelaku sebenarnya pernah di ruqyah, sudah diobati kemana-mana namun tidak kunjung sembuh,” kata KS saat dikonfirmasi via telepon, Senin (22/3/2021) malam.

Disinggung penyebab sang anak tega memenggal ayahnya, KS menduga dipicu permintaan sang anak dibelikan sepeda motor (R2).

“Yang kami dengar, pelaku pernah memaksa minta dibelikan motor kepada korban. Tapi korban bilang yang untuk beli motor duitnya darimana,” ujar KS.

Menurut KS, sebelum kejadian, ayah dan anak itu baru saja pulang dari areal pertanian. Keduanya pulang dan makan siang.

“Saat korban makan, lalu pelaku menebas leher korban menggunakan golok. Setelah itu, kepala korban diantar ke rumah kakaknya dan kakaknya terus lari ke rumah orang tuanya,” ujarnya.

KS memastikan bahwa saat ini pelaku sudah diborgol dan dibawa petugas, namun tidak ada aksi massa sebab warga tau jika korban mengalami ganguan jiwa.

BACA JUGA:  Begini Isi Chatting Gadis Belia 17 Tahun untuk Kekasih Sebelum Nekat Akhiri Hidup

“Rame disini, tapi enggak ada aksi massa sebab disini tau anak itu gangguan jiwa, korban sekarang sudah dimakamkan,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kampung Sendang Rejo, Hotini, mengatakan, pelaku menebas leher ayah kandungnya hingga putus menggunakan golok saat korban pulang dari sawah.

Sebelumnya pelaku sempat meminta kepada kedua orangtuanya menikah.

Namun karena tak disetujui, akhirnya pelaku melakukan perbuatan yang tak disangka itu.

“Pada saat kejadian, mereka ini satu keluarga habis pulang dari sawah. Saat korban duduk di dapur, secara tiba-tiba pelaku menghampiri dan langsung menggorok kepala ayahnya hingga terputus,” ujar Hotini.

Sementara itu, Kapolsek Kalirejo, AKP Edi Suhendra saat dihubungi media ini membenarkan kejadian pembunuhan tersebut, namun ia enggan untuk memberikan informasi.

“Kalo untuk informasi silakan hubungi pak Kapolres saja ya,” pungkasnya.

Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, membenarkan kejadian tersebut.

“Saya dapat laporan dari kapolsek. Saat ini pelaku sudah diamankan,” jelas Kapolres Lamteng AKBP Popon.

Popon menambahkan, dia akan memastikan dan mempelajari kasus tersebut.

“Kami akan pastikan terlebih dahulu dengan observasi terhadap pelaku ke rumah sakit jiwa. Saat ini kami menunggu proses observasi, baru diambil langkah hukum secara profesional,” tandas mantan kapolres Pesawaran itu.

(mon/fik/ti/WII)

  • Bagikan