Kemendagri-Kemendes PDTT Bakal ke Pesawaran Lihat Program Smart Village

  • Bagikan

“Jadi basis smart ini bukan hanya di kantor desanya saja, tapi juga dampingannya adalah warung kopi digital, toko-toko smartnya maupun meeting poinnya, yang terkoneksi contohnya dengan Gojek, JNE maupun kantor pos untuk pengirimannya, kemudian layanan perbankan juga bisa dikoneksikan dengan toko smart yang ada untuk pembayarannya. Sehingga pelayanan-pelayanan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari yang bisa didigitalisasi kenapa tidak,” terang dia.

Kendati demikian, kata dia, ada beberapa kendala yang dihadapi dalam merealisasikan program Smart Village tersebut.

“Untuk kendalanya yang pertama adalah SDM, sebenarnya sudah bisa menggunakan digitalisasi tapi memang belum terbiasa, yang kedua adalah ketersediaan hardware dan komponen digital lainnya yang kadang-kadang desa belum ada anggaran dan yang ketiga adalah trust (kepercayaan) dari masyarakat terkait penggunaan digitalisasi ini,” kata dia.

Ia pun mengaku, Smart Village tersebut rencananya juga akan dikembangkan di desa-desa yang ada di Kabupaten Pesawaran.

“Kedepan smart Village ini akan kita kembangkan di setiap kecamatan, sekarang sudah ada 16 desa yang siap mengadopsi dan kita sandingkan dengan program Desa Digital (DEDI) dan Desa Wisata (DEWI),” tutupnya.

(apr/rob/WII)

BACA JUGA:  Hujan Es-Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Waykanan
  • Bagikan