Inilah sebetulnya yang dilakukan Cimory juga bisa diterapkan di Lambar, sehingga pada akhirnya pekebun, peternakan maupun pariwisata bisa lebih berkembang dan kesejahteraan petani kopi bisa lebih meningkat.
Kunker tersebut diikuti sejumlah pejabat terkait sebagai peserta, di antaranya Ketua Tim Penggerak PKK,
Kepala Bapeda,
Kadisbunak, Kepala
BPKD, Kadis
Porapar, Kadis PUPR, Kadis Sosial, serta Kabag Protokol dan Kompim.
Sementara itu, Karina Rianti Triatmojo dari Bisnis Unit Manager PT. Wisata Sapta Pesona yang mewakili Cimori, menjelaskan Cisarua Mountain Dairy/Cimory berbasis pengolahan susu.
Namun terkendala dengan hasil produksi yang melimpah sehingga sulit untuk memasarkannya.
Hal itulah yang mendasari pemikiran sehingga berbagai upayapun dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah bagi peternak.
(aga/WII)





