Waduh! 2 Bupati Komplain Usai Musrenbang RKPD Sumut 2022, Ini Penyebabnya

  • Bagikan

KARO, WAKTUINDONESIA – Pembukaan ruas jalan tembus (jalan altrnatif) Desa Serdang Kecamatam Barus Jahe Kabupaten Karo Sumatera Utara (Sumut) menuju Desa Rumah Liang Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deliserdang, sebagai jalan sejajar Medan – Berastagi yang disuarakan dan didengung-dengungkan kemungkinan kandas di birokrasi Provinsi Sumut.

Pasalnya, rencana kesepakatan program kerja antara Pemkab Karo dan Pemkab Deliserdang tidak disebut saat progres dan paparan dalam Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemprov Sumut 2022.

Hal ini sempat dipertanyakan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH, seusai menghadiri pembukaan Musrenbang RKPD Pemprov Sumut tahun 2022 di hotel Santika Medan, Kamis (8/4/21) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Kok bisa ya? Program kita yang telah kita sepakati dengan MoU dan telah mendapat dukungan dari pihak pemprov tidak ada dipaparkan serta progressnya di musrenbang. Padahal, semua pihak stakeholder dan pemangku kepentingan lainnya termasuk bahkan DPRD Sumut sejak awal menyatakan dukungannya, namun nyatanya di Musrenbang saja tidak di-entri,” kesalnya.

“Hal seperti ini, harus terus kita perjuangkan untuk pembangunan bagi masyarakat luas, terlebih dalam membuka akses yang strategis dan membuka simpul-simpul ekonomi baru serta memperluas ruang gerak perekonomian antar kedua daerah bahkan untuk daerah tetangga lainnya,” ujarnya.

Sementara Bupati Terkelin Brahmana menyahuti seputar pertanyaan terkait pembukaan lanjutan ruas jalan itu.

Terkait pertanyaan bupati Deliserdang, bupati Terkelin menjawab diplomatis.

“Bagaimanalah, saya juga heran, nanti kita cari solusi bersama dengan DPRD Sumut dan pihak kehutanan Sumut,” ujarnya.

Menurut Terkelin, wajar bupati Deliserdang komplain. Sebab program kerja pembukaan ruas jalan alternatif tidak tertampung dalam musrenbang.

“Mudah mudahan diakhir sisa masa jabatan saya, semua lancar dan terealisasi,” bebernya sembari mengajak wakil ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani dan Kadis Kehutanan Pemprov, Herianto untuk mengagendakan kunjungan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KHLK).

BACA JUGA:  Sekolah hingga OPD Tergembok, Pemkab Lambar Berlakukan WFH

Sementara, Rahmansyah Sibarani, mengku mendukung selalu kebijakan program kerja kesepakatan antara Pemkab Karo dan Pemkab Deliserdang.

“Walaupun tidak ada disebut-sebut dalam Musrenbang tahun 2022, kami siap mendukung dan mendampingi jika sepakat ke Menteri LHK,” katanya.

Hal yang sama ditambahkan Kepala Bapeda Karo, Ir Nasib Sianturi.

Menurutnya, program kerja pembukaan ruas jalan sejajar, selain Medan – Berastagi di Desa Barus Jahe ke Rumah Liang, Deliserdang sudah diajukan ke Bappeda Sumut.

“Ini terlihat unik. Kok bisa tidak tercatat dalam musrembang,” ujarnya penuh heran.

Demikian juga Kadis Kehutanan Herianto. Ia juga sempat mengaku kaget saat di musrenbang tidak mendengar pembukaan ruas jalan yang telah disepakati dua bupati itu.

“Pun begitu, pihaknya juga siap bekerjasama dengan Pemkab Karo dan Pemkab Deliserdang dan DPRD Sumut ke KLHK untuk mencari solusi,” pungkasnya.

Laporan: Bambang F, Karo/WII

  • Bagikan