Wali Kota Gorontalo, Marten Taha sendiri sangat prihatin atas bencana yang dialami warganya. Dan upaya yang dilakukan dua lembaga tersebut, mendapatkan apresiasi darinya. Selain itu, ia pun mengusulkan untuk pengrehapan bangunan rumah milik korban bencana tersebut.
“Kami dari Pemerintah Kota Gorontalo sangat prihatin atas bencana yang dialami warga Kota Gorontalo. Bantuan yang disalurkan oleh Baznas Kota Gorontalo dan Dinas Sosial ini, adalah bentuk kepedulian kami dan semoga bisa meringankan beban korban bencana,” ungkapnya.
Suleman Lamakaraka, bukan lain adalah korban bencana jelaskan bahwa musibah tersebut terjadi akibat arus pendek listrik pada Pukul 05.00 WITA Rabu (26/05/2021) dinihari.
“Kejadian ini berawal dari arus pendek listrik di stopkontak yang menempel dibangunan rumah, tepatnya di bagian dapur. Karena sebagian bangunan rumah adalah kayu, maka api pun dengan cepat merambat keseluruh bangunan rumah. Bahkan saya sendiri, ketika hendak keluar pintu kamar, tidak tahunya sudah berhadapan dengan api yang besar. Meski dalam kondisi tidak sehat, saya masih sempat menyelamatkan cucu saya. Yang tersisah dari reruntuhan bangunan ini hanya Al quran dan tasbih milik saya serta pakaian di badan,” pungkasnya.
(apn/WII)





