Kementerian Verifikasi UMKM di Lambar: Lampung hanya 2 Kandidat Penerima Reward di Istana Negara

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Jelang anugerah paramakarya Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi melakukan verifikasi pelaku usaha, yakni Ratu Luwak, Kelurahan Way Mengaku, Lampung Barat (Lambar).

Demikian dikatakan Asisten Deputi Bidang Ekonomi Makro Perencanan Pembangunan dan Iklim Usaha, Robi Arya Brata, saat dikonfirmasi awak Waktuindonesia.id, Jumat (25/6/21).

Menurut dia, kedatangan pihaknya di Bumi Beguwai jejama tersebut untuk menilai UMKM terpilih yang pada waktunya akan mendapatkan penghargaan, rencananya akan diserahkan langsung Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara.

“Di Provinsi Lampung ada dua pelaku usaha yang dinyatakan lolos, yakni usaha Batik Gabovira di Bandar Lampung dan Ratu Luwak Lambar, sehingga kedatangan kita ingin memverifikasi apakah layak atau tidak mendapat penghargaan Paramakarya,” jelasnya.

Karena, kata Robi, kedua pelaku usaha tersebut telah dinyatakan juara dalam gelaran Sidakarya, yakni penghargaan yang sama di tingkat provinsi.

“Bila di tingkat provinsi dinamai Sidakarya, di tingkat Nasional disebut Paramakarya, semoga Ratu Luwak dinyatakan lolos, mengingat lawan kompetisi dari provinsi lain pun beragam keunggulannya,” jelas Robi.

Ditambahkannya, Anugerah Paramakarya ditujukan kepala daerah yang memberi dukungan dan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil, menengah dan skala besar.

Sementara, Kadis Disbunnak Lambar, Natajudin Amran, berharap kementerian terkait dapat berkolaborasi membangun Lambar dalam sektor perkebunan.

“Harapannya, sinergi antara kementerian dan pemkab selalu terjalin baik, demi mewujudkan Lambar Hebat yang dicanangkan bupati Lambar, bapak Parosil Mabsus,” harap dia.

Sementata, Kadis Porapar, Tri Umaryani menambahkan, destinasi pariwisata dan kebudayaan di Lambar beragam untuk diketahui pemerintah pusat.

“Kedatangan tim verifikasi kementerian terkait merupakan kebanggaan tersendiri bagi Disporapar. Di mana Ratu Luwak merupakan salah satu pelaku ekonomi kreatif di Lambar yang ranahnya masuk dalam Disporapar, semoga ekonomi kreatif ini menjadi nilai tambah,” harapnya.

BACA JUGA:  BPUM Tahap II di Lambar Dibuka, Ini Syaratnya

Terpisah, Owner Ratu Luwak, Sapri, menyambut baik kegiatan verifikasi oleh kementerian terhadap usaha yang digelutinya.

“Alhamdulillah, hari ini pihak kementerian telah memperivikasi CV Ratu Luwak yang jauh hari telah dijadwal untuk dinilai, banyak hal yang kita paparkan mulai dari sejarah berdirinya usaha, perizinan hingga varian produk dan permodalan, terimkasih kepada instansi terkait yang telah mempercayakan kami sebagai salah satu kandidat peraih penghargaan Paramakarya,” tukasnya.

Laporan: Erwan Nur
Editor: Merli Sentosa

  • Bagikan