Hima Sylva FP Unila Konservasi Hutan Mangrove Pesisir Pulau di Pesawaran

174

TELUKPANDAN, WAKTUINDONESIA – Himpunan Mahasiswa Kehutanan (Hima Sylva) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) melakukan konservasi hutan mangrove di wilayah Pesisir dan Pulau yang ada di Kabupaten Pesawaran.

Kegiatan tersebut berpusatkan di Ekowisata mangrove Petengoran, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan.

“Gerakan ini merupakan penyelamatan hutan mangrove, melalui aksi tanam mangrove dan juga gerakan bersih-bersih pantai dan sungai sebagai sarana pembangunan SDM Kehutanan sesuai minat bakat ilmu yang kami dapatkan dari jurusan kehutanan FP Unila,” jelas Ketua pelaksana acara, Yuda Ibnu Ganesha, Selasa (29/6/2021).

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Hima Sylva FP Unila, M Ariq Fadhal Syadza bahwa gerakan ini juga sebagai sarana edukasi tentang pengelolaan kawasan hutan mangrove menjadi ekowisata yang tetap terjaga dan alami hingga dapat bertahan sampai saat ini mampu memberikan dampak positif.

“Baik dari sisi ekologis maupun ekonomi yang layak untuk dikaji sebagai bahan penelitian terhadap pengelolaan perubahan baik sisi kelestarian, pengelolaan maupun pemanfaatannya agar kawasan ekowisata mangrove petengoran tetap terjaga hingga anak cucu,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kominfo dan Bidang Masyarakat Hima Sylva FP Unila, M Andrian Wijaya sekaligus selaku CO acara PDD Hima Sylva, menambahkan kegiatan tersebut merupakan sarana pembangunan SDM Kehutanan sesuai minat dan bakat untuk memahami pengelolaan hutan menjadi ekowisata mangrove tanpa merubah alam sekitarnya.

“Hal tersebut sebagaimana menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Jadi kami di sini mempelajari dan meneliti kawasan hutan mangrove. Ini layak menjadi ruang penelitian dan pengembangan bibit mamgrove,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Kelompok Pelestari Mangrove Petengoran, Toni Yunizar menyampaikan terima kasih atas support dari para Hima Sylva FP Unila hadir di sini dalam rangka aksi tanam mangrove dan bersih-bersih pantai.

BACA JUGA:  Besiaplah! Tahun Ini Lambar bakal Gelar Sekala Bekhak Festival

“Gerakan ini dibagi empat klaster, dalam aksinya penanaman di sekitar kawasan ekowisata mangrove petengoran, dan sekitar bibir pantai Desa Gebang. Ini menjadi motivasi kami untuk terus mempertahankan kelestarian hutan mangrove sebagai penguatan sisi ekologis dan sisi ekonomi,” tutupnya.

(apr/WII)

Facebook Comments