Sementara itu Kepala Bidang Kominfo dan Bidang Masyarakat Hima Sylva Universitas Lampung, M. Andrian Wijaya sekaligus selaku CO acara PDD Himas Sylva menambahkan kegiatan ini merupakan sarana pembangunan SDM Kehutanan sesuai minat dan bakat untuk memahami pengelolaan hutan menjadi ekowisata mangrove tanpa merubah alam sekitarnya.
“Hal tersebut sebagaimana menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Jadi kami disini mempelajari dan meneliti kawasan hutan mangrove. Ini layak menjadi ruang penelitian dan pengembangan bibit mamgrove,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Kelompok Pelestari Mangrove Petengoran, Toni Yunizar menyampaikan terima kasih atas support dari para Himpunan Mahasiswa Kehutanan Universitas Lampung (Hima Sylva) hadir disini dalam rangka aksi tanam mangrove dan bersih-bersih pantai.
“Gerakan ini dibagi 4 kluster, dalam aksinya penanaman di sekitar kawasan ekowisata mangrove petengoran, dan sekitar bibir pantai Desa Gebang. Ini menjadi motivasi kami untuk terus mempertahankan kelestarian hutan mangrove sebagai penguatan sisi ekologis dan sisi ekonomi,” tutupnya.
(Apr/WII).





