Pertama di Lampung, Bupati Saply Luncurkan TTE e-Signature

  • Bagikan

MESUJI, WAKTUINDONESIA – Bupati Mesuji, Lampung, Saply TH, resmi meluncurkan aplikasi tanda tangan elektronik (TTE) e-Signature di Aula Pertemuan lantai III Gedung Bupati Mesuji, guna meningkatkan pelayanan, Rabu (7/7/21).

Dasar acara tersebut Perbup 12 Tahun 2021 tentang Penerapan Tanda Tangan Elektronik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji.

Bupati Mesuji Saply menyebutkan, peluncuran ini memiliki arti penting bagi kemajuan pemerintahan di Kabupaten Mesuji. Sebab, Pemkab Mesuji selangkah lebih maju ke depan dengan menerapkan aplikasi TTE e-Signature.

“Seiring pesatnya kemajuan teknologi saat ini, mendorong Pemerintah Daerah melakukan berbagai inovasi digital dalam rangka meningkatkan pelayanan, pemberdayaan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan daya saing daerah. Untuk itu, saya menyambut baik diterapkannya aplikasi e-Signature dalam rangka peningkatan efisiensi, efektivitas, kualitas pelayanan dalam proses administrasi pemerintahan,” kata Bupati Saply.

Dengan peluncuran TTE e-Signature ini, menjadikan Pemkab Mesuji yang pertama di Provinsi Lampung menerapkan TTE pada penyelanggaraan administrasi pemerintahan, mulai dari bawah hingga pimpinan. “Tentu ini, menjadi kebanggaan bagi kita di Kabupaten Mesuji,” kata Saply.

Meskipun kabupaten muda namun tidak kalah dengan kabupaten/kota lain. Dia berharap dengan aplikasi TTE e-Signature ini menjadi pintu pembuka bagi inovasi lain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik berbasis teknologi digital maupun lainnya.

“Saya ucapkan selamat atas peluncuran aplikasi e-Signature, mudah-mudahan melalui inovasi ini mampu meningkatkan kinerja dan percepatan proses administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji,” kata dia.

Selain itu, Plt Kadis Kominfo Kabupaten Mesuji, Imbron, mengucapkan berterima kasih atas dukungan Bupati Mesuji, Wakil Bupati Mesuji, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji serta seluruh pihak sehingga dapat terlaksana acara ini. Dia menjelaskan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk melakukan inovasi.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Matangkan Pengembangan Pariwisata Terintegrasi di Bakauheni, Ditargetkan Selesai Tahun 2024

Terlebih pembangunan aparatur negara melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government. Sistem ini merupakan penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk memberikan layanan kepada instansi pemerintah, aparatur sipil negara, pelaku bisnis, masyarakat, dan pihak lainnya.

  • Bagikan