“Selama ini kami tidak pernah ada kesepakatan dengan E-Warung. Kami hanya diberitahu kalau sembakonya sudah keluar dan untuk sekarang kami menerima sembako dari BPNT selama tiga bulan dari Juli- September,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Sosial Tri Kadarmanto, mengatakan dari pertemuan dengan KPM, pihak Dinsos sudah mencatat keluhan mereka dan dalam waktu dekat pihaknya akan turun mengkroscek ke E-Warung.
“Nanti segera kita menindak lanjuti turun ke bawah mengkroscek ke E-Warung apakah ini benar. Sebenarnya kalau ada keluhan pihak KPM tinggal mengembalikan ke E-Warung,” jelas Tri Kadarmanto.
Sebenarnya, Sambung Tri Kadarmanto, dalam permasalah ini bisa di selesaikan oleh KPM dan pihak E-Warung itu sendiri, tapi karena mereka KPM sudah mengadu pigaknya bakl merespons.
“Nanti Kita akan menindak lanjuti E-Warungnya agar sesuai dengan harga yang sudah ditentukan,” tegasnya
Selanjutnya Tri menjelaskan terkait banyaknya keluhan KPM yang tidak dapat bantuan BPNT karena saldo di rekening dalam keadaan kosong .
“Sebenarnya itu ada pembersihan besar besaran di Kemensos dikarenakan banyaknya nomor KTP yang tidak valid di dalam aplikasi Disdukcapil, nanti tinggal menunggu perbaikan dari pemerintahan desa,” jelasnya.
(rul/WII)





