Dia juga menjelaskan, pentingnya acara rapat koordinasi tersebut karena melalui kegiatan tersebut Bawaslu dapat belajar dari pengalaman Pemilu dan Pemilihan sebelumnya untuk memetakan potensi kerawanan dan pelanggarannya sekaligus menyusun strategi pengawasan agar lebih efektif mencegah terjadinya pelanggaran.
“Trend pelanggaran yang terjadi semasa Pemilu dan Pilkada sebelumnya menjadi dasar kita agar lebih siap dan antisipatif menghadapi Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024, baik dari sisi regulasi, sumber daya manusia, maupun teknis,” tandasnya.
(Apr/Ram).





