“Yakni meliputi telur ayam satu karpet, buah jeruk satu Kilogram (Kg), kentang 1 Kg, kacang hijau 1 Kg dan beras sebanyak satu karung dengan berat 10 Kg,” terangnya.
Kemudian lanjut dia, item yang bakal diterima tersebut ialah senilai Rp200 ribu. Dimana, dana tersebut langsung ditransfer langsung ke rekening KPM oleh Kemensos dan moda penukarannya melalui elektronik warung gotong royong (E-Warong) di masing-masing kecamatan.
“Seperti biasa, penukaran oleh KPM dilakukan pada E-Warong, yang nantinya turut dibantu oleh pendamping PKH terkait,” ujarnya.
Diketahui, E-Warong ialah kepanjangan tangan pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) non-tunai bagi warga tidak mampu. Dengan sistem tersebut setiap bantuan sosial dan subsidi akan disalurkan secara non tunai menggunakan sistem perbankan. Tujuannya untuk mengurangi penyimpangan, kemudahan kontrol serta tepat sasaran, waktu dan jumlah.
Masih kata Arsyad, dengan dimulainya distribusi BPNT terhadap KPM di seluruh kecamatan tersebut pihaknya mengatakan, proses distribusinya akan dilakukan setiap bulan hingga Oktober 2021 mendatang.
“Stok yang sekarang ini untuk tiga bulan ke depan, jadi sudah siapkan dari sekarang,” tutupnya.
(erw/WII)





