Sementara itu, menurut Roni salah seorang buruh yang bekerja di pelabuhan dermaga 2 Kota Agung, ia mengaku merasakan adanya gempa namun tetap beraktivitas seperti biasa.
“Dari pagi sampai malam ini di sini, saya kerasa ada gempa tadi waktu di warung. Lumayan, mungkin 5 skalarichter,” kata Roni.
Roni memastikan, pasca gempa tidak ada kenaikan maupun penurunan air laut, semua tampak normal.
“Saya rasa satu kali, cuma lama sekitar 5 detik. Tetapi laut juga normal jadi kami kerja seperti biasa,” tandas buruh angkut tersebut.
Untuk diketahui, guncangan gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung bersamaan dengan waktu magrib.
BACA: Gempa Tektonik Guncang Liwa, Krui-Tanggamus Hingga Balam, Ini Penjelasan BMKG
(rul/WII)





