Tolak Bala, Warga di Lambar Gelar Belangekh

  • Bagikan

Peralatan belangekh. Foto WAKTUINDONESIA

LIWA, WAKTUINDONESIA – Warga pamangku Sukamarga Pekon Padangcahya, Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menggelar Belangekh Tolak Bala, Selasa (10/8/21).

Belangekh dalam istilah warga setempat sebutan saat seseorang atau kumpulan orang diperciki air yang telah dicampuri tumbuh-tumbuhan tertentu.

Biasanya, belangekh itu dilangsungkan saat tertentu saja. Hanya waktu atau saat-saat yang dianggap genting saja, contoh karena wabah melanda, seperti coronavirus kini.

Karenanya, belangekh selalu diiringi kata tolak bala yang dimaksudkan agar terhindar dari malapetaka atau hal-hal buruk lainnya. Termasuk terhindar dan dijauhkan dari Covid-19.

Selama kurun waktu seperempat abad terakhir, atau 25 tahun terakhir, belangekh baru digelar 2021. Terakhir dilangsungkan sekitar medio tahun 1980-an. Setidaknya itu seingat penulis.

Sebelum belangekh itu, terlebih dahulu dilangsungkan berdoa berjamaah di masjid. Kemudian keluar dari masjid berjalan sepanjang kampung dengan membaca kalimat tauhid.

Ini terus dilakukan selama tiga malam berturut-turut sebelum belangekh yang digelar pekarangan rumah warga.

BACA JUGA:  Libur Lebaran, Kunjungan Wisata ke Pesawaran Naik 5 Persen
  • Bagikan