“Namun selama dua pekan karena pengalaman interaksi ini pertama bagi santri berinteraksi dengan anak-anak yang berbahasa Arab asli mereka mendapatkan kesulitan untuk komunikasi pada waktu bermain bersama,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, menurut ustadz Iqbal, syekh Muhammad Munkidz Al-Asheel juga sempat mengapresiasi para santri serta suasana Kampung Qur’an.
“Dia sempat mengapresiasi santri-santri kita yang hafalannya baik dari segi kualitas, begitu juga dengan santri-santri kita yang ramah sehingga anak-anak beliau nyaman dan merasa betah bisa bersama selama dua pekan di Kampung Quran Pesawaran, serta beliau juga mengatakan bahwa Kampung Qur’an Al-Fushha ini sangat indah,” ungkapnya.
“Tentunya harapan kita dengan kedatangan beliau, para santri-santri kita termotivasi untuk menguasai bahasa Arab,” tandasnya.
(apr/WII)





