“Setelah kita identifikasi, di pekon geringan juga belum ada drainase sehingga tahun ini kita rencanakan pembangunannya,” ujarnya.
Dimana, kata Wayan, ada empat ruas jalan yang menjadi langgan banjir, yaitu di Pekon (Desa) Giham Kecamatan Sekincau, Pekon Bakhu Kecamatan Batu Ketulis, lalu Pekon Canggu dan Kegeringan Kecamatan Batu Brak.
Sedangka Bupati Parosil berharap BPJN Provinsi Lampung beserta jajaran dapat memberikan pelaksanaan pekerjaan yang lebih cepat dan tanggap terkait dengan penanganan ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Lambar.
Bahkan Parosil pun mengutarakan, bila ada hambatan dalam realisasi pembangunan drainase untuk tak sungkan berkoordinasi dengan Kepala Dinas PUPR atau mungkin camat maupun peratin di masing-masing wilayah.
“Karena kami di daerah mendukung penuh terkait dengan kebijakan atau Program Nasional yang akan direalisasikan atau di jalan kan di daerah, selagi itu tidak menyalahi aturan,” tegas Parosil.
Untuk diketahui, Kunjungan BPJN Lampung yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pesagi, kantor Bupati Lampung Barat itu diterima langsung oleh Bupati dan Wakil bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus – Mad Hasnurin beserta jajarang Dinas Pekerjaan umum dan Bappeda setempat.
(erw/WII)





