Bukan Tertutup, P2JN Nilai Drainase Terbuka Cocok di 4 Titik di 3 Kecamatan di Lambar

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Biaya pengerjaan saluran air/drainase tertutup terbilang mahal.

Sementara, drainase terbuka dinilai lebih efisien dan cocok untuk kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang notabene wilayah pegunungan.

Begitu diungkapkan Kasatker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Lampung, Wayan Andri saat mendampingi kepala BPJN Provinsi Lampung Rien Marlia beserta jajaran saat melakukan kunjungan di Ruang Rapat Pesagi, Kantor Bupati Lambar, Kamis (26/8/21).

“Kalo drainase tertutup itu relevan untuk daerah perkotaan atau daerah padat penduduk. Sedangkan Lambar ini daerah perkebunan, jika dibuat tertutup tidak efisein, biaya nya juga mahal,” terangnya.

Dirinya mengatakan demikian karena sebagian warga di wilayah ruas jalan yang kerap langganan banjir mengusulkan kepada pihaknya untuk dibangun drainase tertutup.

“Contohnya Pekon Bakhu, warga di sana menginginkan drainase tertutup, jika begitu kami terkendala dan butuh periode untuk membersihkan jika terjadi endapan. Sehingga mau tidak mau ada yang harus dibuka,” katadia.

Solusi yang konkrit pihaknya akan membangun drainase terbuka sepanjang 350 meter pada kanan dan kiri jalan di pekon setempat.

Sementara untuk ruas jalan langganan banjir seperti di Pekon Geringan Kecamatan Batu Brak, dirinya juga mengatakan pihaknya berencana membangun sepanjang 300 meter pada kanan dan kiri jalan.

BACA JUGA:  Safari Ramadhan, Wabup Hasnurin Boyong Sejumlah Pejabat ke BNS
  • Bagikan