“Masker double, faceshield, hand sanitizer dari rumah. Sama air minum, kalau makan enggak kan udah di rumah,” ucapnya.
Antusiasme serupa juga terlihat dari Eti (35), orangtua murid lainnya.
“Seneng sih antusiasnya (anak) sangat tinggi. Alhamdullilah dia (anak) mau ketemu teman-temannya, mau ketemu Ibu gurunya. Alhamdulillah, semangat 45,” kata Eti.
Dalam pantauan Waktuindonesia.id, para Anak didik sebelum masuk ruangan sekolah dilakukan tes suhu badan dan diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk ruangan sekolah masing masing oleh para dewsn gutu setempat.
Sebelumnya kepala Dinas pendidikan Kabupaten Mesuji Yoga mengatakan. Pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) akan segera digelar di Mesuji, tetapi dengan perketat Prokes, serta para Wali murid hanya diwajibkan mengantarkan Anaknya sampai gerbang sekolah, dan tidak boleh ditunggu, kendati demikian untuk menghindari kerumunan untuk memutus mata rantai Covid 19. imbuhnya. (fan)





