Sementara itu, Nety Dinas KPTPH Provinsi Lampung, sangat mengapresiasi adanya kegiatan sekolah petani ini yang digagas oleh Koperasi Produsen Rimbun Jaya Tiga.
“Karena program seperti ini sangat membantu petani dalam memahami sektor pertanian dengan baik, namun dalam rangka menyusun kurikulum sekolah petani ini juga harus melibatkan Kelompok Tani dan Gapoktan yang ada di Daerah ini, serta melakukan pemetaan terobosan ketika adanya suatu produk terkait dengan inovasi dan pemasarannya,” ungkapnya.
Tak hanya itu, menurut Kusnadi, salah satu petani cabai yang mengikuti program sekolah petani ini sangat terbantu dalam menambah pengetahuan dan pemahaman serta wawasan.
“Kami sudah ada empat Kelompok tani yang akan kami delegasikan untuk sekolah petani ini yakni setiap kelompok wajib mengirimkan tiga hingga lima orang, dan kami sangat berantusias dalam sekali dalam mengikuti sekolah petani ini karena ini adalah program untuk petani,” pungkasnya.
(apr/WII)





