Lanjut dia, itu semua diimplementasikan sesuai SKB 4 menteri seperti kuota 50 persen jumlah siswa perkelas.
“Selain itu, kami dari tim satgas menetapkan kepada semua OPD untuk melakukan monev dalam rangka pengendalian dan penanganan covid 19,” ujarnya.
Masih kata Maidar, rencananya Monev disejumlah sekolah yang ada di Lambar yang menyelenggarakan PTM akan dilakukan di berbagai kecamatan lain.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Lambar, Bulki, menambahkan pihaknya bersama tim yang terdiri dari BPBD, Inspektorat, BPKD, kecamatan, Puskesmas Balik Bukit dan aparat pekon.
“Tim di lapangan memberikan edukasi kepada sekolah tentang prosedur pelaksanaan PTM yang sesuai dengan aturan agar mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tukasnya.
(erw/WII)





