Safari Keagamaan Bupati Parosil, dari Bagikan Insentif hingga Edukasi Warga Soal Prokes

  • Bagikan

“Selain memperkuat imun, sejatinya itu adalah langkah konkret pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran dan terbentuknya secara dini Heard Imunity,” imbuhnya.

Kemudian, berkaitan dengan mulai efektifnya PTM, Parosil mengingatkan orang tua atau wali murid dan guru untuk tetap mengawasi berjalannya prokes oleh peserta didik.

Termasuk bila peserta didik terpapar Covid-19 ditengah penyelenggaraan PTM, agar langkah dini berupa jadwal libur dilakukan oleh sekolah terkait.

“Bila salah satu anak siswa/siswi terkonfirmasi positif Covid-19 maka satu sekolah itu akan diliburkan kembali hal itu dilakukan demi mengurangi dampak mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” bebernya.

Masih kata Parosil, selain perihal kerjasama semua lapisan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dirinya menyampaikan permohonan maaf ikhwal usulan warga terkait belum terealisasi

“Kami mohon maaf, mungkin banyak usulan yang belum diwujudkan dan belum dapat diimplementasikan, dikarenakan keterbatasan anggaran, saya dan jajaran sudah berusaha semaksimal untuk menuju kewujudkan Lampung Barat maju Hebat dan Sejarahtera,” tukasnya.

Untuk diketahui, dalam pengajian keagamaan tersebut Bupati Lambar menyerahkan dana insentif guru ngaji sebanyak 29 orang, dana insentif imam masjid sebanyak 10 orang dan dana insentif marbot sebanyak 10 orang.

Hadir pada kesempatan tersebut Staf Ahli Muliyono, Asissten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Adi Utama, Kabag Kesra, Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama Lampung Barat Danang Hari Suseno, Kecamatan Sumber Jaya, Camat Air Hitam, Camat Way Tenong, Camat Sekincau, Danramil, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan tokoh masyarakat setempat, serta menghadirkan penceramah dari Kabupaten Lampung Tengah KH Ahmad Rubai. Pemuda dan tokoh masyarakat setempat, serta menghadirkan penceramah dari Kabupaten Lampung Tengah, KH Ahmad Rubai.

BACA JUGA:  Empat Warga Pesawaran Terkonfirmasi Positif Covid-19

(erw/WII)

  • Bagikan