Meski demikian kata Ismet, pihaknya menghimbau warga binaannya agar tidak mengabaikan protokol kesehatan (kesehatan) walau vaksin telah tersedia.
“Kita semua menginginkan agar semua lapisan masyarakat khususnya di pekon hujung tetap taat disiplin prokes dan jangan abai, saling mengingatkan bahwa virus Covid-19 nyata ditengah kita,” harapnya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Belalau, Romaita, mengatakan, pihaknya menyiapkan 25 tenaga kesehatan sebagai vaksinator di pekon hujung.
“Nakes kami siap dan bersedia memberikan pelayanan sebagai garda terdepan distribusi vaksin, harapan semua tentu agar masyarakat khususnya pekon hujung tidak menyiakan program ini sebagai upaya mendukung program pemerintah demi tewujudnya heard imunity bagi semua,” tukasnya.
(Erw/WII)





