Lanjut Akhyar, hematnya ketika perbaikan telah selesai harus di iringi dengan budaya dan disiplin buang sampah pada tempatnya.
“Harapan kami sih mas, kalau nantinya perbaikan ini jadi warga jangan buang sampah sembarangan, agar tidak ada sumbatan penyebab banjir kembali di kemudian hari,” terangnya.
Sementara itu warga setempat, Munawir Sunandar, mengatakan terimakasih atas follow up serta mengapresiasi pihak yang membidangi.
“Terima kasih kamu haturkan kepada pihak yang berwenang, bila begini mimpi warga menjadi kenyataan, karena ketika banjir menutupi badan jalan dan rumah warga segala aktifitas dan roda ekonomi terganggu, terlebih di lokasi banjir tepat dimana kampung jagung icon Pekon Canggu,” singkatnya.
(Erw/WII)





