Sementara itu, Direktur Pam Obvit Joko Bintoro mengatakan, mengenai vaksinasi adapun kendalanya bila kehabisan dosis vaksin mungkin ada titipan vaksin lain baik dari rekan-rekan kepala dinas dan partai-partai sesegera mungkin.
“Karena aparatur pemerintah perlu kita bantu secepat mungkin dalam percepatan vaksin bersatu padu berkaloborasi dari unsur terkait.
“Untuk pengarahan massa kita siap membantu untuk mengarahkan. Pada saat proses administrasinya datanya harus lengkap untuk memudahkan dalam langkah vaksinasinya. Kemudian kita harus selalu menyiapkan tempat khusus dalam pelaksanaan vaksinasi dalam upaya memperlancar vaksinasi.”
Selanjutnya arahan Kapolres AKBP Hadi Saepul Rahman, mengenai vaksinasi sudah melakukan percepatan membuat strategis melaksanakan vaksinasi.
“Melakukan pertemuan dengan Bupati Pesisir Barat berkordinasi dan berkaloborasi untuk percepatan vaksinasi tidak bisa statis karena dalam prosesnya ada tahapan, target polres dalam vaksinasi per 30 Oktober harus mencapai diatas 50 persen, target harian Kab. Pesisir Barat ada 3025 kemudian puskes ada 11 di Kecamatan, 3025 dibagi 11 puskes satu hari puskes target vaksinasi 250 orang. Suatu dorongan dari Kepala Daerah untuk mempercepat vaksinasi, tiap hari pasti ada kendala untuk itu kita perlu kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan Polda dan Polres.”
Tampak hadir dalam pertemuan itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Audi Marpi, Kadis Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat Tedi Zadmiko, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Armand Achyuni, Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP) Edwin Kastolani Burtha, Kasat Pol PP Cahyadi Muis.
(esr/WII)





