Jubir Nirwana Luruskan Isu Nizwar Siap Gelontorkan Rp500 Ribu per Suara

  • Bagikan
Nizwar dan Elkana Rio Adil. Foto: istimewa

“Keputusan mau maju pencalonan baru ia sampaikan usai gelaran Uji Kompetensi Wartawan (UKW) oleh PWI Lampung pada tanggal 26 – 27 Maret. Namun, ia berharap agar dapat bersabar karena terlebih dahulu akan meminta doa restu dari Ketu PWI Lampung Kiyai Supriyadi Alfian. Kami memahami itu, karena kami mengenal Nizwar sebagai pribadi yang beretika,” jelas Syahroni yang telah menjadi sahabat Nizwar sejak 21 tahun silam.

Sehari berselang, tepatnya 28 Maret 2021, Nizwar menyampaikan niatannya kepada Bang Yadi–sapaan akrab ketua PWI– di Kabupaten Pesisir Barat. Waktu itu, ketua PWI dan rombongan bermalam di Pesisir Barat karena keesokannya pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Pesisir Barat.

“Usai santap malam, Nizwar menyampaikannya langsung dan disambut baik oleh Kiyai Yadi. Nizwar juga menyampaikan akan berkomitmen tetap menjalankan tugas-tugas sebagai sekretaris PWI dengan baik,” terang Syahroni.

Bahkan, sejak saat itu Nizwar tidak pernah menyinggung soal pencalonannya. Ia telah menjalankan program – program kerja PWI, termasuk 10 konferrensi kabupaten/kota yang berlangsung tahun ini. Terakhir Konferkab PWI Pringsewu pada tanggal 27 September lalu.

“Itu adalah sebagai bukti ia sangat mengedepankan etika. Sebab, ia selalu berujar akan tetap takzim dengan Kiyai Yadi dan berkomitmen menjalankan semua program kerja PWI,” sambung Syahroni.

Terbukti, Nizwar baru menyampaikan secara terbuka kepastiannya maju pencalonan pada tanggal 29 September 2021. Halnitu karena program kerja PWI tinggal menyelenggarakan Pekan Olahraga (POR) SIWO pada Oktober idan mengikuti Pra Porwanas (Pekan Olahraga Wartawan Nasional) pada November mendatang.

“Dan lagi, masa bakti Kepengurusan PWI Lampung periode 2016 – 2021 tersisa dua bulan. Nizwar melakukan deklarasi untuk sekaligus melakukan sosialisasi dengan melakukan silaturahmi ke pengurus PWI kabupaten/kota. Tahap sosialisasinya sudah menyasar sembilan daerah dan masih terus berjalan,” ujar Syahroni.

BACA JUGA:  Temui Massa, Ketua DPRD Way Kanan Janji Teruskan Tuntutan Pendemo ke DPR RI

Dari sembilan daerah yang telah dikunjungi, lanjut Syahroni, terungkap jelas pembusukan yang dilakukan terhadap Nizwar. Namun, ia tetap santun dan berlapang dada menyikapinya.

“Kandidat kami disebutkan otoriter dan tak punya akses ke pusat. Padahal, kandidat kami tercatat sebagai asesor UKW. Untuk menjadi asesor tidak lah mudah, harus lolos assesment yang didalamnya juga ada uji kejiwaan dan psikologi. Nizwar telah menjadi asesor sejak tahun 2011 hingga kini. Artinya ia terus menjalin hubungan dengan para senior termasuk Ketua Umum PWI Atal Sembiring Depari,” terang Syahroni.

Karena itu, Syahroni mengajak para pihak untuk berdemokrasi dengan baik, menjunjung semangat kebersamaan dan persatuan organisasi.

“Bukankah visi dan misi kita sama, bagaimana merawat, menjaga dan memberdayakan PWI agar semakin baik dan bermanfaat untuk khalayak. Apalagi PWI merupakan organisasi profesi tertua, seharusnya lebih dewasa dalam proses demokrasinya. Mari kita menjaga martabat dan marwah organisasi,” pungkas Syahroni. (hel/iwr)

  • Bagikan