Sementara, Kabid Perhubungan Darat, Dishub, Suhardi, yang berada di lokasi melerai keskisruhan.
Suhardi membenarkan penyebab kekisruhan seperti yang dipaparkan Eko.
“Tapi kekisruhan tidak sempat berkepanjangan dan suasana dengan cepat dapat kita kendalikan,” ujar Kabid Suhardi.
Atas fenomena itu, Kabid Suhardi menyebut unsur pimpinan kecamata (Uspika) Simpangkiri dan stekholder terkait lainnya akan mengadakan pertemuan guna membahas masalah kekisruhan agar tidak terulang kembali.
“Nantinya para pedangang tidak boleh lagi membuka lapak dagangan dipinggir jalan, semua harus didalam pasar menempati tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah,” ujarnya pula.
Kabid Suhardi lantas menutup jalan masuk jalur dua di depan gerbang masuk pasar untuk mencegah terjadinya laka lantas dan kelancaran arus trasportasi.
(fie)





