“Kawan-kawan tetap konsisten dalam bekerja dan menjalankan secara maksimal serta penuh tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan pimpinan,” tegasnya.
“Misalnya rutin berkoordinasi dengan instansi basis data, misalnya Disdukcapil untuk memperbaharui daftar pemilih di setiap waktu baik karena bertambahnya jumlah penduduk maupun berkurang dikarenakan telah meninggal dunia,” tambahnya.
Sementara, Ketua Divisi Program dan Data pada KPU Lambar, Ahmad Sholeh, mengungkapkan migrasi data yang dilakukan pihaknya terhitung dikerjakan sejak dua bulan lalu.
“Bila sebelumnya data pemilih berkelanjutan disimpan pada database kantor, kini telah kita migrasi ke Sidalih sehingga lebih terdigitalisasi. Alhamdulillah atas proses itu justru mendapat penghargaan dari pihak KPU provinsi, alhamdulillah,” tandas Ahmad Sholeh yang juga Komisioner KPU setempat.
Untuk diketahui penghargaan yang diberikan oleh KPU Lampung tersebut dibagi dua kategori, yakni KPU dengan jumlah pemilih 100 ribu sampai 300 ribu, meliputi Kota Metro, Pesisir Barat, Lampung Barat, Pringsewu, Mesuji, Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat.
Kemudian, bagi KPU dengan jumlah pemilih 300 ribusampai 1 juta, meliputi Kota Bandar Lampung, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Lampung Utara, Pesawaran, Way Kanan, Tanggamus.
Dalam kategori bagi KPU di atas 300 ribu pemilih, KPU Lampung Timur dinyatakan meraih juara satu, Pesawaran juara dua dan KPU Way Kanan juara tiga.
(erw/WII)





