Menurutnya, pihaknya juga telah meminta setiap desa agar dapat melakukan kegiatan gotong royong secara rutin membersihkan aliran air, sehingga ketika hujan datang tidak ada sumbatan yang terjadi yang mengakibatkan genangan.
“Banjir dan tanah longsor inikan faktor alam ya, namun kita dapat mencegahnya apabila aliran air kita bersih dan lancar tidak ada sumbatan. Maka dari itu perlunya kesadaran tinggi masyarakat untuk kebersihan lingkungan terutama aliran air di desanya,” jelasnya.
Menurutnya, untuk saat ini BPBD memiliki 15 petugas yang siap siaga ketika terjadi bencana.
“Kalau anggota di kantor kita ada 15 orang, namun kita terbantu dengan adanya desa tangguh, yang mana didalamnya tersebut terdapat orang-orang yang siap membantu maupun menginformasikan kepada masyarakat apabila terjadi bencana. Kalau peralatan terdapat di beberapa dinas seperti alat berat, obat-obatan, dan dapur umum,” pungkasnya.
(Apr/WII)





