Hal senada disampaikan Devenus mewakili Tokoh Pemuda Paduan rajawali, agar Pemerintah Daerah sebelum melakukan pembangunan untuk menghormati tokoh-tokoh setempat dengan melakukan musyawarah terlebih dahulu sebelum membangun.
Sementara, Camat Meraksa Aji Ermansyah didampingi Kapolsek Gedung Aji dan Danramil setempat, sangatlah menyambut baik kunjungan Tokoh Masyarakat dalam menyampaikan aspirasi masyarakat terkait penolakan pembuatan Patung Dewi Sri.
“Saya selaku Camat Meraksa Aji mewakili Pemerintah Daerah sangatlah berterima kasih atas kunjungan ini, terkait penolakan pembangunan Patung Dewi Sri yang sedang viral di medsos saat ini, ada pun harapan para Tokoh Masyarakat mau pun Tokoh Pemuda ini saya terima dan akan saya sampaikan kepada pimpinanan,” kata Ermansyah.
Ia mengatakan, dirinya bahwa pemegang kebijakan adalah pimpinan, dan akan segera kita sampaikan.
“Permohonan atas aspirasi masyarakat untuk mengganti Patung Dewi Sri yang dianggap kurang pas, dan diganti dengan patung yang memiliki nilai-nilai sejarah atau pun perkebunan yang sesuai dengan kearifan lokal, akan secepatnya saya sampaikan, karena pemangku kebijakan dan yang memiliki kewenangan adalah pimpinan,” pungkasnya. (Yan/WII)





