“Termasuk beberapa tempat menampung seperti ember, baskom, tempat minum burung, dan bahkan padasan (tempat air wudhu) dan lainnya,” ujarnya.
Selanjutnya ia juga mengajak, masyarakat dapat menanam tanaman yang tidak disukai oleh nyamuk seperti serai dan lavender di sekitar rumah, yang menjadi bagian dari pencegahan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini.
“Karenanya, dibutuhkan kebersamaan untuk mengatasi penyebaran DBD di Kabupaten Pringsewu ini,” tandasnya.
(WII)





