Pasca runtuhnya bangunan, masyarakat desa setempat bersama sejumlah aparat desa dan Camat langsung meninjau dan menggelar gotong royong.
Kepala Desa Sukadadi, Rudi Maryanto mengatakan warga sekitar sekolahan bergerak cepat untuk melakukan gotong royong bersama aparat keamanan dan pihak Kecamatan Gedongtataan.
“Dengan adanya kejadian ini, kami bersama warga desa berinisiatif melakukan evakuasi bangunan roboh, karena memang anak anak sekolah di sini,” katanya.
Sementara, Kepala SMP 19 Pesawaran, Uniroh Utami menyebut bangunan itu sudah lama tidak dipakai kegiatan belajar mengajar, terlebih saat masa pandemi sekolah itu menerapkan belajar dengan bergilir guna menerapkan protokol kesehatan.
“Sudah lama tidak dipakai bangunan itu, dan kami pihak sekolah mengapresiasi perhatian dari Disdikbud maupun pemerintah desa dan Camat Gedongtataan dalam rangka memberikan perhatian atas rusaknya bangunan sekolah,” pungkasnya.
(WII)





