Sementara itu, penanggung jawab kegiatan unjuk rasa tersebut, Chaidir, dalam orasinya menekankan agar jangan ada lagi pemangkasan Alokasi Dana Pekon (ADP) oleh Pemkab Lambar dengan alasan penanggulangan Pandemi Covid 19.
“Jangan sampai ada lagi pemangkasan ADP oleh Pemkab Lambar dengan dalih penanggulangan Covid 19. Sebab hal tersebut sama halnya dengan menyusahkan masyarakat,” tutupnya.
Menyikapi penyampaian massa aksi itu, Plt. Sekda Lampung Barat, Adi Utama, berjanji akan memenuhi tuntutan yang disampaikan dan akan kembali mengevaluasi kinerja Pemkab Lampung Barat.
“Terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah menyampaikan aspirasi dan akan kami jadikan bahan evaluasi dalam realisasi penganggaran pada tahun 2022. Mudah-mudahan ke depan Pemkab Lambar akan lebih memperhatikan masyarakat,” tutupnya.
Di penghujung aksi unjuk rasa, Putra Ari Utama, salah seorang orator dalam unjuk rasa itu memastikan jika pihaknya akan kembali menggelar aksi pada Senin mendatang dengan menyampaikan isu terkait realisasi kegiatan milik Dinas PUPR Lampung Barat.(Reko)





