Dirinya mengatakan, untuk isu strategis yang kita hadapi harap menjadi perhatian bagi Kepala OPD agar program kerja yang disusun dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.
“Isu strategis pembangunan Kabupaten Pesawaran Tahun 2023 yaitu, pengembangan fasilitas perkantoran Pemerintahan berbasis IT, peningkatan kualitas pelayanan publik melalui desa digital, pengembangan SDM melalui program 1 Desa 1 Mahasiswa, penanganan Stunting, ODF, dan Kemiskinan, penataan Gedong Tataan sebagai Ibukota Kabupaten (Pembangunan Stadion Bung Karno, Museum Alquran Tapis Akbar, Infrastruktur Perkotaan lainnya), pengembangan Kawasan Permukiman sebagai Hinterland Bandar Lampung, penanganan Banjir pada Hulu Kawasan Register, pengembangan Kawasan Industri Pesawaran, penetapan Batas Wilayah Administrasi, pengembangan Kawasan Pariwisata Pesisir/KEK
Pariwisata,” paparnya.
“Dan pengembangan Kawasan Pertahanan Nasional, perlindungan Kawasan Mangrove/Hutan Bakau,
Pelestarian Objek Wisata Bawah Laut (Terumbu Karang), Peningkatan Hasil Tangkapan Ikan, dan Budidaya Perikanan Laut (Keramba Jaring Apung), pengembangan Sentra Hortikultura dan Perkebunan (Padi, Jagung, Singkong, Kakao, Kopi, dan Kelapa Dalam), pengembangan Kampung Kakao Wiyono dan Sungai Langka, pengembangan Budidaya Penggaraman, perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, pelatihan Digital Akademik dan Pembinaan UMKM disekitar Objek Wisata,” timpalnya.
Dendi juga menjelaskan, tata cara
penyusunan Rancangan RKPD Kabupaten Pesawaran Tahun 2023 ini dilaksanakan melalui aplikasi sipd.kemendagri.go.id sesuai amanat Permendagri No. 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah.
“Maka setiap tahapan usulan program dan kegiatan wajib diusulkan melalui aplikasi tersebut, yang artinya setiap
tahapan perencanaan sampai dengan penganggaran tercatat di dalam sistem yang terintegrasi ke Pusat Data dan Informasi Kemendagri. Dan harapan saya Kepala OPD dapat betul-betul memahami semua tahapan dan proses perencanaan pembangunan sesuai pedoman dan aturan serta Kepala OPD dapat menjabarkan visi, misi dan 17 isu strategis ke dalam Renja OPD nya masing-masing,” pungkasnya.
(WII)





