Ia juga menambahkan, PT Sinar Mas Group merupakan perusahaan yang memproduksi minyak goreng curah. Dari pengecekan tersebut, Ia meyakini tidak ada masalah terkait kebutuhan minyak curah di Lampung.
Dari minyak curah yang di produksi PT Sinar Mas Group sebanyak 4,800 ton, 2.800 ton akan selalu diawasi oleh petugas dalam rangka agar tidak ada penyimpangan sehingga dapat sampai ke pasaran di Lampung.
“Sisa 2000 ton akan dipergunakan untuk ke luar Lampung seperti Banten, Jawa Barat, dan DKI. Yang kelas kita akan selalu awasi ini dengan harapan tidak ada penimbunan apalagi harga yang tidak sesuai HET,” pungkasnya.
(WII)





