Ternyata! Putra Asli Lampung Barat Itu 2 Kali Juara Kaligrafi Internasional Jenis Khat Tsuluts: Diapresiasi Bupati, Ini Biografinya

  • Bagikan
juara kaligrafi 2019 asal lampung barat
Kaligrafi khat tsuluts Terguh Prastio yang meraih juara dua pada lomba kaligrafi ke-11 tahun 2019 IRCICA. Foto: dok Ircica

Lantas siapa Teguh Prastio?

Teguh Prastio merupakan putra asli Lampung Barat.

Dia lahir di Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau pada 31 Oktober 1989.

Master khat arab jenis tsulust ini merupakan anak pertama dari pasangan suami istri (Pasutri) Tohir dan Sri Yuni (Mae Dodol).

Teguh Prastio pernah mengenyam pendidikan di SDN1 Sekincau dan lulus tahun 2001. Kemudian melanjut ke MTs Nurul Iman Sekincau lulus tahun 2004. Selanjjtnya ia mengenyam pendidikan menengah atas di MA Nurul Iman Sekincau lulus tahun 2007.

Ia kemudian masuk ke Pesantren Kaligrafi Al-Qur’an LEMKA di Sukabumi, Jawa Barat pada tahun 2009 dan aktif mengikuti perlombaan kaligrafi tingkat nasional dan internasional hingga saat ini.

Teguh Prastio sudah mendalami kaligrafi sejak kecil.

Ia menceritakan kisah singkatnya.

“Sewaktu masih di Sekolah Dasar, berkat paman saya, yaitu bapak Riono Gunawan (adik dari ibu saya) yang juga seniman kaligrafi saat itu, beliau yang menjadi guru kaligrafi pertama dan beliau pula yang mengenalkan ke dunia lomba kaligrafi,” terangnya.

Sementara atas capaian prestasi yang diraih, Teguh Prastio mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Dan ini semua tidak luput dari doa dan support dari semuanya, terlebih dari warga Masyarakat Lampung Barat,” terangnya.

Juara satu internasional yang ia raih saat ini merupakan buah dari perjalanan panjang yang telah dilalui yang ia awali sejak 2013.

“Kegagalan demi kegagalan membuat saya semakin bersemangat untuk terus berlatih. Hingga akhirnya, baru dapat memenangkan di tahun ini,” ujarnya.

Sekadar tambahan, khat tsuluts merupakan satu dari enam jenis kaligrafi islam.

Tsuluts dalam bahasa Arab berarti sepertiga, maka dari itu khat tsuluts memiliki ukuran sepertiga dibanding jenis khat lainnya.

BACA JUGA:  Mukhlis Basri Hadiri Pertujukan Orkes Gambus di DPC PDIP Lampung Barat

Sementara jali artinya terang.

Khat tsuluts sangat populer di kalangan kaligrafer. Khat ini juga digunakan untuk penulisan Al-Qur’an serta hadits.

Ciri khas kaligrafi khat ini ialah kelenturan tulisan yang luar biasa, tampilan yang rumit, dan bentuk kepala huruf yang melengkung serta berduri.

(WII)

  • Bagikan