Dikatakan, dalam pengusulan Bosda itu ada sejumlah opsi.
Yakni, Bosda dapat diberikan kepada semua sekolah. Namun, jika keuangan daerah tidak memungkinkan maka kita harapkan Bosda dapat diberikan kepada sekolah yang siswanya di bawah 100.
“Bosda harapkan bisa terwujud tahun ini. Namun kalau keuangan daerah belum memungkinkan minimal ini menjadi kebijakan strategis Disdikbud untuk dipikirkan pemerintah dan DPRK Kota Subulussalsm ke depan,” ujarnya seraya mebambahkan dirinya sebagai Plt Asisten l akan mengawal usulan Bosda bersama Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK) dan Badan Anggaran (Banggar) di Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam.
Sebelumbya, DPRK Subulussalam diminta melahirkan Bosda.
Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pengurus Daerah Aceh Lembaga Swadaya Masyarakat Pendidikan Noorwangsanegara Sabirin Siahaan, Minggu, 5 Juni 2022.
Dikatakan, Bosda tesebut untuk membantu meringankan beban keuangan sekolah.
“Dan terlaksananya kegiatan ekstrakuriler di sejumlah sekolah baik SD maupun SMP sederajat di Kota Subulussalam,” ujarnya. (WII)





