Menurutnya, belajar dari kondisi dan dinamika yang ada, saat ini wisata di Kabupaten Pesawaran mulai bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.
“Ini adalah permulaan, bahwa industri pariwisata harus dimulai melalui digital, kita akan gali wisata alam kita untuk bisa dimunculkan secara virtual, sehingga masyarakat luas bisa mengetahui apa saja keunggulan dan keindahan wisata yang ada di Pesawaran, bukan hanya terkait wisata saja tapi juga adat dan budaya kita,” jelas dia.
“Karena sejatinya semangat dalam penerbitan wisata virtual ini berawal dari kondisi pandemi Covid-19, dimana sebelumnya kita tahu luluh lantak, terutama sektor wisata sangat berpengaruh. Maka dari itu kita berinovasi agar wisatawan dari berbagai penjuru tahu destinasi wisata yang ada di Pesawaran bukan hanya laut saja, sehingga kita harapkan akan lebih meningkatkan minat kunjungan wisatawan yang datang ke Pesawaran,” tutupnya
(WII)





