Di laga final itu, kedua tim unjuk kemampuan meski hujan mengguyur.
Permainan kedua tim tampak sukar berbembang, terlebih di babak kedua, lantaran air menggenangi lapangan.
Meski pertandingan dalam waktu normal, 90 menit, kedua tim tak ada yang mencetak gol, panitia tidak melanjutkan ke pertandingan ekstra time. Tetapi langsung ke adu penalti.
Alhasil, Persada FC unggul atas Tebu FC dengan skor 5-4. Persada FC akhirnya menjadi juara.
Usai pertandingan, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menyerahkan piala kepada Persada FC.
Menurut Bupati Parosil yang juga Ketua KONI Lampung Barat itu, Liga PM U-23 telah digelar dua kali.
Liga PM selama ini salah satu kalender tahunan Pemkab Lampung Barat.
Namun, ke depan, Liga PM III bakal digelar di bawah naungan KONI Lampung Barat.
“Nanti akan kita lakukan diskusi untuk membahas kegiatan Liga PM yang ke-3 sekaligus evaluasi bagaimana caranya pertandingan Liga PM membuahkan prestasi bukan hanya sekadar tontonan saja,” tandasnya.
(WII)





