“Sebab itu kami meminta jajaran pemerintah pekon bersama masyarakat bisa rutin menggelar gotong royong di masing-masing pekon agar saluran drainase yang tersumbat bisa bersih dan meminimalisir terjadinya banjir,” sambungnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan di lapangan di beberapa pekon di kecamatan tersebut seringkali terjadinya musibah banjir yang disebabkan minimnya saluran drainase, drainase yang tidak berfungsi maksimal, hingga masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
(WII)





