“Untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka pengendalian inflasi, menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat dan untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan bahan pokok (sembako) menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 1444 Hijriah,” papar Siswandi.
Sementara disampaikan Bupati Agus Istiqlal bahwa untuk mendukung kelancaraan distribusi dan stabilitas perekonomian dengan diadakan kegiatan operasi pasar beras tersebut diharapkan masyarakat dapat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau, sehingga terjadi keseimbangan didalam pemasaran, daya beli, dan tentunya ada perputaran uang yang stabil.
“Pemkab Pesibar bekerjasama dengan Bulog Lampung Utara mengadakan kegiatan operasi pasar beras program SPHP dengan harga beras Rp8.800 per Kg. Untuk hari ini pihak buloq menyiapkan 7 ton beras dengan kemasan 5 Kg dengan harga jual Rp44 ribu per kemasan,” ungkap Agus. (ers/WII)





