Dirinya menjelaskan, setelah itu korban menawarkan pelaku untuk makan tetapi pelaku tidak mau makan dan pelaku berkata kepada korban “kamu berbohong tadi kamu gak mau masak tapi sekarang kamu nyuruh makan” dan dijawab oleh korban “sumpah saya tidak berbohong kalau tidak percaya tanya sama Ibu.
“Lalu korban keluar kedepan rumah dan pelaku mengejarnya sambil membawa sebilah golok dan sampai dihalaman rumah korban di lakukan pembacokan berkali kali oleh pelaku menggunakan senjata tajam jenis Golok yang di selipkan di pinggang pelaku sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar dia.
Menurutnya, atas kejadian tersebut korban mengalami luka bacok pada bagian dahi tengah, luka bacok lengan kiri, dan luka bacok pada kepala bagian belakang sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Berdasarkan informasi, pelaku tersebut sebelumnya telah mempunyai riwayat sakit gangguan jiwa sejak tahun 2017 dan pernah di lakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung,” pungkasnya.
(WII)





