Sementara itu, Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran Fraksi Partai Gerindra Evi Susina membantah semua tuduhan yang mengatakan dirinya telah mempolitisasi para wali murid.
“Ya ga ada lah yang seperti itu mas, saya bantu mereka ya murni hanya membantu saja,” kata dia.
“Kalau untuk pengumpulan KK itu hanya untuk pengisian formulir bagi yang mau masuk baru, kalau mereka tidak mau mengumpulkan ya tidak apa-apa, jadi tidak ada yang bilang kalau itu harus,” tambahnya.
Dirinya menjelaskan, pengancaman bagi wali murid dan yang tidak mau mendukung dirinya, itu semua tidak benar dan tidak mungkin.
“Ya mana mungkin saya cancel bantuan itu, memang apa hak saya, itukan bantuan dari aspirasi partai Gerindra dari pak Muzani, saya tidak hak hal untuk itu, dan untuk siapa yang mereka pilih ya itu hak mereka. Kok masih ada ya orang yang kita bantu dengan murni tapi keluar bahasa yang seperti itu,” pungkasnya.
(WII)
Penulis, Apriyansyah.





