GEDONG TATAAN, WAKTUINDONESIA – Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran Fraksi Partai Gerindra Evi Susina diduga mempolitisasi wali murid penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang dikucurkan pemerintah pusat.
Dengan dalih telah memperjuangkan anak-anak mendapatkan bantuan, Evi mengumpulkan sejumlah wali murid di kediamannya, Rabu (10/5/2023) dan meminta mengumpulkan Kartu Keluarga (Kk) untuk mendukung dirinya dalam Pileg 2024.
Tak cukup sampai disitu, Evi Susina diduga mengancam wali murid yang tidak mau mendukungnya dengan mengatakan bisa me-reject bantuan tersebut.
“Ya tadi kami dikumpulkan di rumah bu Evi, dia mengatakan anak-anak kami dapat bantuan PIP atas perjuangannya, dan minta kami untuk mengumpulkan KK,” kata salah satu wali murid via sambungan telepon, Rabu 10 Mei 2023.
“Bagi yang tidak mau mendukung ya bu Evi bilang bisa saja bantuan di Cancel,” timpalnya.
Sedangkan, kata dia, Evi Susina mengaku sudah repot mengajukan bantuan bagi para siswa sampai ke Jakarta.
“Saya kan sudah berjuang sampai ke Jakarta buat bapak ibu, saya gak minta uang atau apa, hanya itu (dukungan) saja, kalau ibu cuma iya iya saja didepan saya, saya bisa cancel ini, bu Evi bilang begitu,” kata dia.
“Saya yang sudah mati matian,” tambahnya menirukan bahasa Evi Susina.





