Hal tersebut menyusul pembangunan sekolah oleh pihak yayasan yang dinilai merugikan masyarakat sekitar karena telah menyebabkan keringnya sawah maupun lahan yang berada dibawahnya.
Salah seorang warga menuturkan, pembangunan dilakukan diatas sawah aktif dan menutup saluran irigasi sawah lainnya.
“Di sekitar bangunan kan merupakan persawahan, saluran irigasi menjadi sempit sehingga kami dibawah ini tidak teraliri air,” tuturnya, Minggu 28 Mei 2023.
Menurutnya, sebelum ada pembangunan aliran air normal, tapi karena penyempitan menjadikan terjadi penyumbatan.
“Dari dulu tidak pernah ada masalah, semenjak dibangun aliran air terhambat,” ujarnya.
(WII)





