Saat ini lagu tersebut sangat diterima dan mulai sering dinyanyikan serta dipakai sebagai backsound untuk vidio atau foto yang di posting teman-teman pemuda Lampung di media sosial.
Sementara itu, Putra Ramadhan mengatakan bahwa ada tiga lagu yang diciptakan oleh Kimas Muda untuknya. Lagu itu bejudul Penyampai Khasa, Salam Tikham, dan Dipulaju.
“Sementara ada tiga lagu, yang sudah Viral saat ini adalah Penyampai Khasa, Salam Tikham mengikuti, dan yang akan segera dirilis berjudul Dipulaju. Semoga single-single lagu tersebut bisa sangat diterima khusunya oleh masyarakat Lampung,” katanya.
Tidak hanya itu, Putra Ramadhan dan Kimas Muda berencana akan membuatkan film pendek Lampung yang mengadopsi cerita dari tiga lagu tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Punyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran Farifki Julkarnayen Arif gelar Suntan Junjungan Makhga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas apa yang sudah dilakukan Kimas Muda dan Putra Ramadhan.
“Semoga lagu-lagu tersebut bisa terus membuming dan terkenal di khalayak ramai bahkan ke mancanegara,” kata dia.
Menurutnya, itu merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lampung khususnya masyarakat Kabupaten Pesawaran karena adanya seniman yang masih terus membawa dan menggunakan bahasa Lampung.
“Teruslah berkarya, berinovasi dengan lagu-lagu Bahasa Lampung. Dan mudah-mudahan kedepannya banyak lagi lagu-lagu yang diciptakan dan kembali booming,” pungkasnya.
(WII)





