Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan pendistribusian santunan BAZNAS dilakukan secara simbolis karena mempertimbangkan jauhnya beberapa mustahiq yang dapat mengeluarkan biaya transportasi cukup banyak.
“Hari ini hanya simbolis, tapi setelah ini kita langsung distribusikan langsung melalui camatnya,” kata Dendi.
“Saya ucapkan terimakasih kepada BAZNAS Pesawaran yang telah mensosialisasikan zakat. Bahkan sejak tahun 2018 sudah diapresiasi oleh pemerintah dan dipercaya masyarakat, dan mendapatkan nilai tertinggi dari lembaga audit zakat, karena BAZNAS Pesawaran merupakan lembaga pengumpul zakat terbaik di Provinsi Lampung,” timpalnya.
Menurutnya, dalam menentukan para mustahiq tidak ada intervensi dari siapapun dan telah melalui pertimbangan usai dilakukan verifikasi data dan lapangan oleh Tim BAZNAS.
“Saya harap bantuan yang telah diberikan oleh BAZNAS ini bisa bermanfaat bagi para penerimanya,” pungkasnya.
(WII)





