“Kita sudah berkomunikasi dengan pihak Bulog, supaya persyaratan para pedagang untuk mendapatkan beras SPHP bisa di permudah, sehingga para pedagang di Kabupaten Pesawaran bisa menjual beras SPHP tersebut,” jelasnya.
Menurutnya, stok beras SPHP di Bulog saat ini bisa mencukupi kebutuhan beras di Provinsi Lampung selama pasokan beras mengalami kelangkaan.
“Insyaallah stok beras SPHP tersebut mencukupi apabila terjadi kelangkaan pasokan beras di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Sejak sepekan lalu harga beras terus merangkak naik dari Rp11 ribu per kilogram, saat ini telah menyentuh harga Rp15 ribu per kilogram di pasar tradisional Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.
Adi, salah satu pedagang beras di Pasar tradisional Gedong Tataan mengatakan, kenaikan harga beras berangsur-angsur naik setiap hari dari Rp11 ribu kg, pekan lalu hingga kini Rp15 ribu per kilogram.
“Keterangan dari pihak distributor, kenaikan harga beras disebabkan banyaknya sawah gagal panen akibat hama wereng dan kemarau,” kata dia, Kamis, 14 September 2023.
(WII)





