“Semua OPD bergerak, semua tim bekerja solid, optimalisasi kegiatan dilakukan bersama,” lanjutnya.
Nukman mengatakan, meski selama pihaknya menjadi Pj masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Serta hal ini menjadi perhatian khusus bersama, yakni mengenai penurunan angka stunting.
Dimana, angka stunting di Lambar saat ini belum seluruhnya terentaskan. Namun progres penurunan angka stunting sejak awal tahun 2023 hingga jelang 2024 dapat ditekan dan diturunkan mencapai hingga 50 persen.
“Di awal tahun 2023 ini, tercatat angka stunting di Kabupaten Lampung Barat mencapai 1000 anak lebih, tetapi angka itu bisa kita tekan dan kita turunkan, sampai Desember ini tinggal 500 sekian lagi,” sebut Nukman.
Selain bersyukur, Nukman juga berharap melalui doa bersama itu di tahun 2024 mendatang angka stunting di Lambar dapat terselesaikan.
“Kalau dulu, stunting disebut anak kurang gizi karena kurangnya asupan makanan bergizi, sehingga harus kita disetarakan dengan anak yang sehat, kedepan persoalan stunting harus diselesaikan,” pungkasnya. (WI)





